
Kulihat terbangmu menggaris mega
Menembus awan lalu turun
Dan hinggap di kuncup bunga
Angin sengaja menggodamu
Mencoba meniup sayapmu yang indah
Namun kakimu yang lentik itu
Telah melekat kuat pada kelopak bunga
Sehingga angin hanya berlalu
Tak lagi berani menyapamu
Dan,
Semoga damai selalu hidupmu
Dengan segenap keindahanmu
Dunia siap menyambut kasihmu